Di salah satu sampul depan buku Kahlil Gibran, aku pernah menemukan sebuah kalimat unik, "Cinta baru merasakan kedalamannya ketika ada saat perpisahan". Benarkah? Hari Ahad lalu, kakakku pergi. Memang sejak sebelumnya, kakak dah bilang mau pergi ke Jeddah dan Makkah selama 4 hari. Hatiku bergolak sedikit. Tapi cuma sedikit. :) Dan siang itu, kakak benar-benar pergi. Sejak pagi, setelah menyiapkan sarapan, aku pun menyiapkan barang-barang untuk bekal kakak. Rumah kami yang masih berantakan karena baru kemarinnya pindah, membuat pekerjaanku kali itu serasa bertumpuk. Dengan hati galau, aku masukkan pakaian kakak ke kopernya, sementara kakak tidur karena memang kepindahan kami benar-benar membuatnya lelah. Jam 10 pagi, kakak bangun, mandi, makan siang, lalu kami shalat dhuha bersama. Di rakaat ke delapan, tiba-tiba airmataku luruh.. Dan setelah salam, kontan aku memeluknya dalam-dalam. Kakak.. Haru,, begitu haru.. Rasanya, sampai sekarang pun aku masih bisa mengenang apa yang ha...