Postingan

Love Charging

Aku yang terjaga di pelukan malam, dan mataku yang enggan terpejam oleh gelegak rindu di setiap sudut hatiku. Memanggil satu nama. Kakak. Enggan pula aku menghitung masa, saat-saat engkau begitu jauh di sana. Terlalu banyak, Kak.. Dimana-mana terserak. Tapi sungguh tak ada yang aku sedihkan. Karena rindu tak selalu berkonotasi kepedihan. Kan? ;) Mungkin suatu saat ketika kita bersama, perpisahan yang melahirkan rindu semacam ini, justru kurindukan. Rindu, rindu. Bersenandung syahdu, semanis madu. Dengannya lah kuisi penuh-penuh hatiku. Kutunggu engkau, kak! Selalu. (Cepatlah pulang, and my heart will has been fully charged with love!~)

Kumpulan Ringkasan Pelajaran "Maharat" kelas Takmily 2

Assalamu'alaikum, temans.. Ini kumpulan ringkasan pelajaran maharat Smoga bermanfaat yah~ Terimakasih tuk teman2 yang sdh ikut serta mmbuat ringkasan ini =) Ma'anannajaaaaah~~! Bab 1-16 (dlm bentuk .rar, ukuran 1,1 MB): http://www.ziddu.com/download/15198087/_.rar.html Bab 1 (dlm bentuk PDF ukuran 96 KB): http://www.ziddu.com/download/15198028/1_.pdf.html Bab 2 (dlm bentuk PDF ukuran 94 KB): http://www.ziddu.com/download/15198029/2_.pdf.html Bab 3 (dlm bentuk PDF ukuran 90 KB): http://www.ziddu.com/download/15198033/3_.pdf.html Bab 4 (dlm bentuk PDF ukuran 71 KB): http://www.ziddu.com/download/15198035/.pdf.html Bab 5 (dlm bentuk PDF ukuran 79 KB): http://www.ziddu.com/download/15198032/5_.pdf.html Bab 6 (dlm bentuk PDF ukuran 62 KB): http://www.ziddu.com/download/15198026/6_.pdf.html Bab 7 (dlm bentuk PDF ukuran 85 KB): http://www.ziddu.com/download/15198031/7_.pdf.html Bab 8 (dlm bentuk PDF ukuran 74 KB): http://www.ziddu.com/download/15198027/8_.pdf.html Bab...

Di Atas Jalan Ini Aku Teguh

سألونى قالوا كيفما هذا الثبات ................. وحولنا فتن تهز الراسيات أليس يغريك زمان الشهوات................... أليس تشتهى نفسك هذه الحياة فأجبتهم والقلب يملؤه اعتزاز.................. لا تشتهى نفسى لذائذ ناقصات لما اشتهيتم اشتهيت مثلكم.................... لكن اهدافى ستبقى خالدات اريد قصرا لا يهدده زوال....................... أريد عيشا ليس يقطعه ممات أريد زوجا مثل يوسف فى الجمال.............. وأريد انهارا بقصرى جاريات فعقولنا إن لم تبلغنا الجنان................. فحياتنا ليست حياة بل ممات فأمامنا قبر تشيب له العقول.................... وظلامه تخاف منه الظلمات وبعده حشر ونشر وحساب ................. وسوف يخسر من أتى بالسيئات وسوف يسأل ربنا عن الخطا................. وسائل عن العيون المبصرات وسائل عن اللسان والجنان................... وسائل عن كل لحظة بالحياة فمطالبى فاقت عقول الحائرات ............... فلاتلومونى فذا سر الثبات نبح الكلاب لكن ما ضر السحاب.................. هبت رياح والجبال ثابتات نامت عيون وعيون ساهرات .................... باتت تصلى لمجيب الدعوات ...

Being A Mom

Gambar
Hari ini, 22 Desember 2010. FB begitu ramaaaaai dengan ucapan hari ibu. Ada permintaan maaf, ada doa, semuanya ungkapan cinta. Kira-kira kalau Awwab sudah besar, apa ya yang dia doakan untukku? ;) Bagiku, menjadi Ibu begitu sangat amazing (wuiih). Baru menjadi Ibu dengan dua anak, hidupku sudah begitu berbeda. Begitu istimewa. =) Memutuskan menjadi Ibu, adalah memutuskan untuk tidak pernah lagi tidur nyenyak. Ada ribuan pekerjaan yang harus dikerjakan dalam jutaan tahap. Kenapa begitu? Karena (bagiku) amat sulit mengerjakan suatu pekerjaan selesai tuntas dalam satu waktu. Ada kuku yang terpotong sebagian, sebagiannya lagi baru dipotong esoknya (hihi, benar2 terjadi lho!). Ada tilawah yang berhenti di tengah-tengah halaman, hampir tidak pernah berhenti di pojok. Syukurnya, tidak ada shalat yang terhenti di tengah-tengah. ;D Satu lagi, ada posting blog yang lamaaaa ga selesai juga, sampai idenya hilang-lang-lang, gak jadi posting deh! =D Tapi di samping itu semua, Menjadi ...

Sakinah Bersamamu*

Gambar
Seperti setiap pernikahan lainnya, begitu juga pernikahanku. Ada lika, ada liku. Apalagi aku ketika menikah dulu, adalah gadis kecil yang benar-benar kecil. Dengan pikiran kerdil. Alangkah malu aku mengenangnya. Dan betapa besar syukurku memilikimu, kak ;) Kalau ditanya, dulu, apa tujuanku menikah? Pasti kujawab, tidak tau. Benar-benar tidak tau. Setitikpun belum terpikirkan untuk menikah, aku di usia 18 tahun itu benar-benar gadis kecil lugu, egois, amat kekanakan, dan sangat manja. (Sekali lagi aku amat bersyukur memilikimu, kak..) Alhamdulillah kehadiran anak-anak mengubah semuanya. Mengasuh anak-anak mengenalkanku pada kedewasaan, pada kesabaran, pada kelapangan hati. Lalu sesuatu menelusup pelan di hatiku. Ketenangan. Inikah pernikahan? ;) Akhirnya gadis kecil lugu itupun tau, dan Maha Benar Allah ketika IA berfirman:   (( ومن آياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجاً لتسكنوا إليها , وجعل بينكم مودة ورحمة, إن في ذلك لآيات لقوم يتفكرون )) سورة الروم: 21   Un...

Mengumpulkan Rindu yang Terserak

Rindu. Rindu apalagi kali ini..? Hehe.. Gak usah serius gitu =) Rindu yang saya maksud di sini hanyalah kerinduan pada blogging! Juli 2008 sampai Februari 2009 tentu waktu yang sangat cukup panjang untuk membuat hati ini merindu pada dunia yang sudah banyak memberi saya makna. Kemana saja saya selama ini? Gak kemana-mana kok. Alhamdulillah di sela-sela mengurus buah hati tercinta; Awwab, saya melanjutkan kuliah saya yang sempat tertunda. Sibuk kuliah jadi berhenti blogging, gitu? Hehe, gak juga. Sama sekali bukan. Semata-mata karena saya gak punya akses internet dan laptop sebebas yang saya dapat ketika di Madinah dulu. Juga tentunya saya memprioritaskan Awwab di atas aktifitas apapun. Jadi, selama lebih dari setengah tahun, ada cerita apa nih? ;) Banyak yang terjadi dan terlewati. Tapi mungkin cuma sedikit yang bisa saya tuangkan di sini sekarang. Alhamdulillah Baba Awwab sudah berangkat ke negeri Muamar Qadafi, Libya, untuk lanjut S2 di sana. Sementara saya masih menetap di Jakarta. ...

Sebelum Engkau Halal Bagiku

Gambar
Duhai kamu yang tercipta dari tulang rusukku. Di belahan Bumi manapun kamu berada. Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun. Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna, dan tertinggi. Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, karenanya kau tak membutuhkan persamaan. Jangan pernah biarkan aku menatapmu penuh, karena akan membuatku mengingatmu. Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu. Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku. Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari. Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur. Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci. Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung. Ada ingin tapi tak ada henti. Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh. Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu kau pertaruhkan. Mungkin kau tak peduli Tapi kau hanya menjad...