Postingan

Sarapanku 'Keren' Sekali.. :L

Gambar
Dah lama ga posting,, jadi rindu.. :) Tapi sayang, kerinduanku pada blogging ga sebanding dengan datangnya ide yang rasanya agak 'melambat', hehe.. Nah, pagi ini, ketika aku menggoreng kentang untuk sarapan,, aku agak termenung.. Dulu aku ga suka kentang goreng lho.. Terlalu elit. Seumur-umur makan french fries,, mm, berapa kali ya? Mungkin bisa dihitung dengan sebelah tangan. Tapi di sini aku bisa makan french fries 1/4 kilo tiap pagi. Woow, sarapanku 'keren' sekali.. :D Aku bukan bermaksud berbangga,, ya alhamdulillah aku bersyukur Allah memberiku sarapan enak tiap hari. French fries plus susu hangat, kadang ditambah nugget.. Aku jadi teringat saudara-saudaraku di Indonesia.. Gizi buruk dimana-mana. Ya Rabb.. Ah, aku rindu nasi uduk. :) Juga bakwan dan tahu isi-nya.. :L

Senyum Onta :)

Gambar
Ini tulisan suamiku di blog-nya, http://jabal-uhud.blogspot.com ,, kunjungi ya.. Bagus-bagus lho, tulisannya :L Pada tanggal 28 juli yang lalu, saya menemani rombongan jamaah umroh khadim wisata ziarah di kota Mekah, diantaranya ke Jabal Rahmah di Arafah. Biasanya ketika turun dari bus orang-orang arab badui dengan onta mereka langsung menghampiri para jamaah untuk berkeliling di sekitar Jabal Rahmah atau sekedar berpose dengan onta. Mereka menawarkan sambil memasangkan 'simagh' (sorban) di kepala jamaah laki-laki, sambil mengatakan, "Lima riyal-lima riyal". Maklum mereka sudah fasih berbahasa Indonesia. Onta-onta tersebut begitu patuh dengan tuan-tuan mereka. Saya jadi ingat dengan sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam kitab Sunannya, Hadist nomor 2551. Disana disebutkan Rosulullah menghapus airmata seokor onta yang sedang menangis, lalu Rosulullah bertanya: "Siapa pemilik onta ini?" Maka datanglah seorang pemuda anshor lalu berkata: Ï...

Surat Sederhana untuk Suamiku

Gambar
Oleh Nely Dyahwathi Suamiku, satu bulan sudah berlalu. Masih teringat jelas di dalam memori otakku detik-detik bahagia itu. Detik di mana malaikatpun ikut mendoakan kita. Detik di mana gerbang kebahagiaan akan kita lewati dengan ikatan perjanjian yang kuat. Mahligai akan kita bangun dengan kekuatan cinta. Mahligai yang meski sederhana, namun kokoh dan meneduhkan. Engkau sebagai raja yang arif dan perkasa melindungi dari setiap serangan. Dan aku adalah ratu yang lembut, senantiasa memberi cinta dan kedamaian serta menjaga singgasana kita. Suamiku, satu bulan kita lalui penuh kebahagiaan. Namun sayang, kita tidak boleh berbangga diri. Jalan di depan kita masih panjang. Satu bulan hanya masa perkenalan, seperti halnya bunga krisan yang beradaptasi di lingkungan barunya. Satu bulan hanya masa yang singkat, karena sepanjang usia kita pun takkan bisa benar-benar mengenal dua pribadi yang berbeda. Satu bulan hanya titik awal kita memulai perjalanan ini. Ingatlah suamiku, perjalanan kita nanti...

Semangkuk Bakmi Hangat

Gambar
Suatu malam, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Di perjalanan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia sama sekali tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ”Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu. “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”. Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. “Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai. “Tidak apa-apa, aku hanya terharu", jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan seorang yang baru kukenal pun memberi aku semang...

Aku dan Nostalgia Lama

Gambar
Ini kisah aku dan masa kecil-ku yang ditulis seorang teman di blog-nya :) Ini cerita pada zaman dahulu kala.... 11-12 tahun yang lalu, terdapat dua orang anak perempuan imut, cantik, polos, dan masih belum terkontaminasi oleh polusi dunia. Anak yang satu, badannya kecil, namanya Rahimi Syaidah. Anak yang satunya, berbadan tinggi, namanya Fatimah Syauqi. kedua anak itu menuntut ilmu di sekolah yang sama, perguruan SDIT NF, kota Depok yang saat itu masih berada dalam naungan Bogor. Mereka berdua juga tinggal tidak berjauhan. Si Imi tinggal di Kalibata, si Fat tinggal di Pancoran. Sehari-hari mereka pulang-pergi sekolah menggunakan jemputan yang sama, dengan supir yang biasa mereka panggil om Yanto. Beberapa tahun yang lalu, mereka telah membuat nama mereka cukup diukir dalam panggung persilatan en-ep. Dalam sekajap saja, semua guru dan orang tua murid tahu siapa itu Rahimi, dan siapa itu Fatimah. Cerita dimulai siang hari sepulang sekolah (seingetku hari itu Sabtu, jadi pulangnya siang ...

Mengumpulkan Kerinduan II

Gambar
:) Yah,, lagi belajar menikmati kesendirian ni.. Eh,, ternyata terbetik untuk membuat 'sekuel' dari curhat-ku sebelumnya, Mengumpulkan Kerinduan.. Sebabnya, karena kakak kirim sms yang membuatku tambah rinduuuuuuuu deh :) "Dah berapa banyak rindu yang engkau kumpulkan, sayang? Apakah sudah memenuhi relung hatimu? Menyesakkan dadamu? Setelah banyak nanti, kita nikmati bersama yah.." Ah, kakak.. Udah sejuta 'butir' rindu nih.. (bingung, satuan hitung untuk 'rindu' tu apa ya? ;) ) Pokoknya,, aku tunggu kehadiranmu kembali, kak.. Karena tanpamu,, aku .. (bingung, g bisa romantis :D ) Yah, I LUV U deh.. I LUV U!

Aku Wanita

Gambar
Aku wanita...... Dalam diriku ada berpuluh calon mujahid Di jiwaku tersimpan beratus syuhada Pada rahimku akan tumbuh beribu tentara Allah Yang akan menggetarkan dunia Dengan perjuangannya Aku Wanita...... Akan kupersembahkan berjuta pengusung agama Akan kuberikan generasi pemilik dua pilihan : mati syahid atau hidup mulia Akan kuhadiahkan pada dunia tak berhingga pejuang Sampai bumi diliputi cahaya keadilan nan terang Harus....... Shalahuddin Al Ayubi baru terlahir dari rahimku Sumayyah masa kini terbentuk di tanganku. Mempersembahkan mujahid menjadi keseharianku Melepas syuhada merupakan kebiasaanku Akan.... Hendak..... Kulahirkan semua manusia pecinta Rabb-nya Untuk kusebar membela kebenaran ke penjuru dunia